Fasilitasi Anggota Kelompok Tani Menjadi Anggota Koperasi di Desa Dungun Perapakan
SAMBAS - Kamis (22/1), Dungun Perapakan merupakan salah satu desa dari 9 desa di Kecamatan Tebas yang mendapat program ICARE Kementerian Pertanian, sebagai langkah sinergi dan kolaborasi yang di bangun, maka Pemerintah Desa Dungun Perapakan melaksanakan Pertemuan dan Sosialisasi Koperasi mendukung Program ICARE di Kalimantan Barat.
Dalam acara tersebut, di hadiri oleh Kepala Desa Dungun Perapakan (Bapak Husen), Ketua Tim Teknis/PIU ICARE Kalbar (M. Zuhran, SST., MP), PPL Desa Dungun Prapakan, Site Manager, Fasilitator Lapangan Desa Dungun Prapakan, Gapoktan dan beberapa Kelompok Tani.
Husen selaku Kepala Desa Dungun Perapakan menyampaikan bahwa dalam sosialisasi ini sebagai bentuk tindak lanjut dari kegiatan ICARE sebelumnya, maka atas inisiasi bersama, kami mengundang petani untuk menyatukan sebuah persepsi mengajak petani di Desa Dungun Perapakan untuk bisa bergabung ke Koperasi ICARE. Sebagai bentuk komitmennya terhadap koperasi ICARE, beliau langsung bergabung dengan Koperasi Segarau Bangun Tani. Beliau berharap kepada petani di desanya untuk dapat bergabung pada Koperasi yang telah terbentuk.
PIU ICARE Kalimantan Barat (M. Zuhran, SST, MP), menyampaikan bahwa dari 7 koperasi terdapat 4 koperasi yang menerima dana hibah Matching Grant sejumlah 3,7 M di Tahun 2025. Beliau menekankan bahwa Program ICARE bagi korporasi petani sifatnya hibah tetapi tidak gratis, artinya perlu ada proses bisnis koperasi yang jelas dan menghasilkan, agar bisnisnya benar-benar berjalan, tahun 2026 ini sebagai tahun terakhir pengusulan dana Matching Grant. Sehingga diharapkan, Koperasi dapat memaksimalkan usulan proposal di tahun 2026 ini.
Beliau juga menambahkan bahwa usulan yang sesuai dengan kebutuhan pokok anggota yang menunjang binis jeruk dan padi, dan disesuaikan dengan kondisi lingkungan yang ada, dengan skala usaha, sejalan dengan luas lahan koperasi tersebut, dan singkron dengan data anggota juga.